Banner Iklan
Banner Iklan

VIRAL! Diduga Peragakan Adegan Tak Pantas Saat Makan Es Krim, Oknum Nakes Puskesmas Mamas Disorot, Sekda Aceh Tenggara Didesak Bertindak

  • Bagikan

ACEH TENGGARA — Sebuah video yang diduga memperlihatkan seorang tenaga kesehatan memperagakan adegan yang dinilai tidak pantas saat sedang makan es krim mendadak menjadi sorotan publik di Kabupaten Aceh Tenggara.

Video tersebut beredar luas di media sosial dan memicu reaksi masyarakat. Sosok yang terekam dalam video disebut-sebut merupakan tenaga kesehatan yang bekerja di Puskesmas Mamas.

Peredaran video itu sontak menimbulkan pertanyaan mengenai etika dan kepatutan seorang tenaga kesehatan, terutama apabila benar sosok tersebut merupakan pegawai atau tenaga yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah.

Sejumlah warga menilai persoalan tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai konten viral. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara diminta turun tangan untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar sekaligus memeriksa pihak yang disebut-sebut berada dalam video tersebut.

“Kalau memang benar tenaga kesehatan Puskesmas Mamas, harus diperiksa. Pemerintah jangan menunggu sampai masalah ini hilang sendiri karena viralnya sudah menjadi perhatian masyarakat,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Desakan pemeriksaan diarahkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tenggara bersama instansi terkait. Pemerintah diminta segera melakukan klarifikasi mengenai identitas orang dalam video, status kepegawaiannya, serta memastikan apakah tindakan yang dipertontonkan tersebut berkaitan dengan pelanggaran kode etik, disiplin, atau ketentuan kepegawaian.

Masyarakat juga meminta agar pemeriksaan dilakukan secara objektif dan tidak berdasarkan tekanan opini di media sosial. Jika terbukti terdapat pelanggaran, tindakan tegas dinilai perlu diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Namun apabila sosok dalam video bukan tenaga kesehatan Puskesmas Mamas atau informasi yang beredar tidak sesuai fakta, pemerintah juga harus segera memberikan klarifikasi. Langkah tersebut penting agar tidak terjadi penghakiman publik terhadap seseorang hanya berdasarkan video yang beredar tanpa penjelasan resmi.

Sorotan terhadap video tersebut juga menyangkut citra fasilitas pelayanan kesehatan pemerintah. Tenaga kesehatan dinilai memiliki tanggung jawab untuk menjaga profesionalitas dan perilaku, baik ketika menjalankan tugas maupun ketika berada di ruang publik dan media sosial.

Karena itu, masyarakat meminta persoalan tersebut tidak berhenti pada viralnya video. Pemerintah daerah dinilai perlu membuka fakta sebenarnya sehingga publik mengetahui apakah benar terdapat pelanggaran atau justru terjadi kesalahpahaman terhadap isi video.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Puskesmas Mamas maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terkait video yang beredar tersebut.

Publik kini menunggu tindakan pemerintah. Video tersebut telah menjadi konsumsi masyarakat, sementara kepastian mengenai identitas sosok yang berada di dalamnya dan ada atau tidaknya pelanggaran masih menunggu klarifikasi serta pemeriksaan resmi. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *